
Untuk menjaga kesucian dan kelancaran upacara, serta menghormati Gunung Agung sebagai Kawasan Suci, pendakian ke Gunung Agung akan ditutup sementara selama pelaksanaan Karya Ida Bhatara Turun Kabeh, yaitu 6 April – 3 Mei 2025.
Keputusan ini diambil sebagai bentuk penghormatan terhadap prosesi keagamaan yang berlangsung di Pura Agung Besakih, pusat spiritual utama umat Hindu di Bali. Dengan pembatasan ini, diharapkan suasana sakral dan kekhusyukan upacara tetap terjaga tanpa gangguan dari aktivitas pendakian.
Selain penutupan jalur pendakian, masyarakat dan pemedek yang hendak bersembahyang di Pura Agung Besakih dihimbau untuk tidak menggunakan tas plastik sekali pakai. Sebagai gantinya, disarankan membawa tas anyaman, tas kain, atau bahan ramah lingkungan lainnya guna mendukung upaya pelestarian lingkungan di kawasan suci ini.
Langkah ini merupakan bagian dari upaya menjaga kesucian pura, serta melindungi ekosistem Gunung Agung dari sampah plastik yang dapat mencemari lingkungan. Kesadaran dan partisipasi aktif dari umat Hindu maupun wisatawan sangat diharapkan agar nilai-nilai spiritual dan kelestarian alam tetap terjaga.
Pihak terkait juga akan melakukan pengawasan ketat terhadap akses pendakian selama periode tersebut, serta memastikan pelaksanaan upacara berjalan dengan lancar. Bagi yang sudah memiliki rencana pendakian ke Gunung Agung, diharapkan untuk menyesuaikan jadwal dan menghormati aturan yang telah ditetapkan.
Dengan adanya pembatasan ini, masyarakat diingatkan untuk mengutamakan kesakralan ritual keagamaan, menjaga kebersihan lingkungan, serta mendukung keberlanjutan tradisi spiritual yang telah berlangsung secara turun-temurun di Pura Agung Besakih.
Sumber: instagram – @infodenapasar